KABARTANAHAIR.COM — Transformasi digital terus mengubah cara industri perbankan memenuhi kebutuhan nasabah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melihat perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sebagai bagian penting dari transformasi tersebut.
Hal itu disampaikan Direktur BTN Hermita saat mengisi kuliah umum di Universitas Lampung (Unila), yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-61 Unila.
Hermita menjelaskan, perkembangan teknologi telah mengubah layanan perbankan secara bertahap. Perubahan bermula dari layanan konvensional yang mengharuskan nasabah datang ke kantor cabang, kemudian berkembang dengan kehadiran mesin ATM yang mempermudah berbagai transaksi.
Perkembangan selanjutnya menghadirkan internet banking hingga layanan perbankan digital yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi tanpa harus datang langsung ke kantor bank.
Saat ini, BTN terus memasuki fase perbankan berbasis AI. Salah satu layanan digital yang diperkenalkan BTN adalah Balé by BTN.
Menurut manajemen BTN, pemanfaatan AI memungkinkan layanan perbankan semakin mampu memahami kebutuhan nasabah. Sistem tersebut dapat membantu memberikan penawaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas nasabah.
Teknologi juga mendukung penyampaian informasi promosi serta berbagai kebutuhan transaksi Finansial. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa layanan perbankan tidak lagi hanya berfokus pada transaksi dasar, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan pengalaman layanan yang semakin terintegrasi.
Karena itu, Hermita mendorong generasi muda untuk memahami perkembangan teknologi sejak bangku kuliah. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan AI secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran.
Menurutnya, teknologi dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Hal tersebut dinilai penting seiring perubahan kebutuhan industri yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi.
"Mahasiswa perlu memahami teknologi sekaligus membangun kemampuan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani mengapresiasi kehadiran jajaran direksi BTN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dialog bersama pelaku industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh gambaran langsung mengenai dunia kerja.
Unila juga mendorong penguatan kerja sama strategis dengan BTN. Kerja sama tersebut dapat mencakup bidang pendidikan, literasi finansial, serta akses terhadap fasilitas perumahan dan layanan finansial.
"Kerja sama tersebut dapat mencakup pendidikan, literasi Finansial, serta akses fasilitas perumahan dan finansial," pungkasnya. (*)