Gagal Mengorbit, Roket Spectrum Milik Isar Aerospace Jatuh Setelah Lepas Landas

Peluncuran Roket Spectrum oleh Isar Aerospace dari Andøya Spaceport
Swara - Rabu, 02 Apr 2025 - 07:46 WIB
Gagal Mengorbit, Roket Spectrum Milik Isar Aerospace Jatuh Setelah Lepas Landas
Roket Spectrum Isar Aerospace - Tangkapan Layar Youtube @TheLaunchPad
Advertisements

KABARTANAHAIR.COM - Isar Aerospace, startup asal Jerman, baru saja meluncurkan roket orbital mereka, Spectrum, dari Andøya Spaceport di Norwegia pada 30 Maret 2025.

Meskipun peluncuran ini tidak mencapai orbit yang diharapkan, langkah ini menandai upaya Eropa untuk mandiri dalam industri antariksa.

Spectrum adalah roket dua tahap yang dirancang untuk mengangkut satelit kecil dan menengah ke orbit rendah Bumi.

Dengan panjang 28 meter, roket ini menggunakan bahan bakar campuran propana dan oksigen cair, memberikan efisiensi energi tinggi yang memungkinkan pengiriman muatan dengan biaya lebih rendah.

Peluncuran dari Andøya Spaceport merupakan upaya pertama peluncuran roket orbital dari daratan Eropa.

Roket Spectrum dilengkapi dengan sembilan mesin Aquila pada tahap pertama dan satu mesin Aquila pada tahap kedua.

Mesin-mesin ini dikembangkan secara internal oleh Isar Aerospace untuk memberikan fleksibilitas dalam memenuhi berbagai kebutuhan peluncuran satelit.

Penggunaan propana dan oksigen cair sebagai bahan bakar memberikan efisiensi energi yang tinggi, memungkinkan roket mencapai orbit dengan biaya yang lebih rendah.

Meskipun uji terbang pertama ini tidak mencapai orbit yang diinginkan, Isar Aerospace memperoleh data berharga untuk pengembangan misi berikutnya.

CEO Isar Aerospace, Daniel Metzler, menyatakan bahwa uji terbang ini memberikan wawasan penting yang akan digunakan untuk meningkatkan teknologi dan kesiapan peluncuran di masa depan.

Isar Aerospace, bersama dengan sejumlah startup Eropa lainnya, berupaya bersaing dalam industri peluncuran roket yang saat ini didominasi oleh perusahaan dari Amerika Serikat dan China.

Keberhasilan dalam pengembangan roket orbital di Eropa diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada peluncuran dari luar benua.

Badan Antariksa Eropa (ESA) telah meluncurkan roket ke orbit, tetapi kebanyakan dilakukan dari luar wilayah Eropa, seperti di Amerika Selatan.

Upaya startup seperti Isar Aerospace menandai perubahan arah dalam ambisi Eropa untuk memiliki infrastruktur peluncuran sendiri. ESA mendukung inisiatif ini sebagai langkah menuju kemandirian dalam akses ke ruang angkasa.

Dengan adanya upaya dari perusahaan seperti Isar Aerospace, Eropa menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemain utama dalam industri antariksa global.

Pengembangan teknologi peluncuran yang mandiri akan memungkinkan Eropa untuk lebih berperan dalam eksplorasi dan komersialisasi ruang angkasa di masa depan.

Isar Aerospace tetap bertekad untuk terus mengembangkan teknologi peluncuran guna mendukung kebutuhan satelit di Eropa dan dunia.

Meskipun menghadapi tantangan dalam uji terbang pertama, semangat inovasi dan dedikasi mereka menunjukkan bahwa masa depan industri Antariksa Eropa semakin cerah.

Advertisements
Share:
Editor: Noerma Puspita
Source:

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Tag Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements